Keamanan Mobil 101: Rem Anti-Kunci

Daftar Isi:

Keamanan Mobil 101: Rem Anti-Kunci
Keamanan Mobil 101: Rem Anti-Kunci
Anonim

Jika Anda pernah merasakan sedikit getaran pada pedal rem saat hujan, Anda mungkin merasakan sistem rem anti-lock sedang bekerja. Denyut tersebut disebabkan oleh aktuator ABS yang mengaktifkan rem dengan cepat, yang dapat mencegah kendaraan tergelincir.

Dengan membantu Anda menghindari kondisi selip, ABS memungkinkan Anda untuk mempertahankan kontrol yang lebih baik atas kendaraan Anda. Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh Monash University, kendaraan dengan ABS memiliki kemungkinan 35 persen lebih kecil untuk terlibat dalam jenis kecelakaan tertentu dibandingkan kendaraan yang tidak memiliki ABS.

Image
Image

Bagaimana Cara Kerja Rem Anti-Kunci?

Rem anti-lock bekerja dengan merasakan gerakan setiap roda. Jika Anda menekan pedal rem dan sensor roda mendeteksi kondisi selip, ABS akan langsung bekerja.

Anda mungkin telah diajarkan untuk memompa pedal rem dalam situasi berhenti panik, dan itulah yang dirancang untuk dilakukan oleh aktuator ABS. Aktuator ini mampu menekan rem ratusan kali per detik, yang jauh lebih cepat daripada memompa pedal rem secara manual.

Apa gunanya Rem Anti-Terkunci?

Inti dari ABS adalah untuk membantu Anda mempertahankan kendali kendaraan Anda selama berhenti panik dan kondisi mengemudi yang merugikan lainnya. Dengan menekan rem dengan cepat, sistem pengereman anti-lock mencegah roda terkunci pada tempatnya. Hal ini memungkinkan ban untuk mempertahankan traksi, yang dapat mencegah kendaraan memasuki selip.

Selip adalah apa yang terjadi ketika kendaraan kehilangan traksi karena roda yang terkunci dapat meluncur bebas di atas permukaan jalan. Sangat sulit untuk mempertahankan kendali kendaraan dalam kondisi seperti itu. Dalam skenario terburuk, mobil yang tergelincir bisa terbalik, keluar dari jalan, atau menabrak kendaraan lain.

Rem anti-lock terkadang mampu mengurangi jarak berhenti kendaraan, tapi bukan itu tujuan utama ABS. Jika permukaan jalan basah atau sedingin es, sistem rem anti-lock yang berfungsi biasanya menghasilkan pengurangan jarak berhenti.

Sistem ini dapat menghasilkan sedikit peningkatan jarak berhenti jika permukaan jalan kering, dan jarak berhenti dapat ditingkatkan pada permukaan jalan yang longgar. Itu karena roda yang tergelincir dapat menyebabkan gumpalan salju, kerikil, atau pasir menumpuk dan merampas momentum kendaraan.

Cara Mengoptimalkan Rem Anti-Kunci

Cara terbaik untuk menggunakan rem anti-lock adalah dengan menekan pedal rem dengan kuat saat Anda harus berhenti. Jika Anda berada dalam situasi berhenti panik, Anda mungkin juga perlu menghindari rintangan. Karena fungsi ABS adalah untuk mencegah selip, Anda harus bisa mengendalikan kendaraan.

Memperhatikan kondisi jalan juga penting. Karena sistem pengereman anti-lock dapat menyebabkan peningkatan jarak berhenti di permukaan jalan yang longgar, Anda mungkin perlu memberikan jarak yang lebih jauh untuk berhenti.

Apa Yang Terjadi Ketika Rem Anti-Lock Gagal?

Kebanyakan sistem rem anti-lock dirancang untuk dimatikan jika ada komponen yang rusak. Ada kejadian langka ketika katup tetap terbuka, tetapi rem biasanya terus bekerja secara normal.

Jika pedal tidak luntur atau tenggelam, biasanya berarti kendaraan aman untuk dikendarai. Anda harus mengerem jika Anda berada dalam situasi berhenti panik, jadi sangat penting untuk tetap waspada jika ABS Anda berhenti bekerja.

Bagaimana Sistem Rem Anti-Terkunci Berubah Selama Bertahun-tahun?

Sistem rem anti-lock terus berkembang sejak pertama kali diperkenalkan pada 1970-an. Konsep dasarnya tetap sama, tetapi menjadi lebih efisien.

Banyak sistem rem anti-penguncian yang mampu menekan rem pada masing-masing roda, yang mengarah pada pengembangan sistem kontrol stabilitas elektronik dan kontrol traksi. Sistem ini menggunakan peralatan ABS untuk menggeser daya pengereman di antara roda yang berbeda, yang memungkinkan Anda untuk mempertahankan kendali yang lebih besar terhadap kendaraan Anda dalam kondisi mengemudi yang merugikan.

Direkomendasikan: