Cara Memotret Air Mengalir Dengan DSLR

Daftar Isi:

Cara Memotret Air Mengalir Dengan DSLR
Cara Memotret Air Mengalir Dengan DSLR
Anonim

Yang Perlu Diketahui

  • Siapkan tripod. Pilih kecepatan rana lambat (minimal 1/2 detik) dan bukaan diafragma kecil (minimal f/22).
  • Gunakan filter neutral-density (ND) dan atur ISO ke 100. Bidik saat matahari terbit atau terbenam, atau potret saat hari mendung.
  • Untuk memotret air dalam keadaan alami, alihkan ke kecepatan rana yang lebih cepat, misalnya 1/60 detik.

Artikel ini menjelaskan cara memotret air mengalir dengan kamera DSLR.

Gunakan Tripod

Seimbangkan kamera Anda dengan aman di atas tripod, batu, dinding datar, atau permukaan stabil serupa. Untuk menghasilkan efek sutra di banyak foto air mengalir, Anda akan menggunakan eksposur lama, jadi kamera harus tetap diam dan stabil. Memegang kamera pada eksposur yang lebih lama ini akan membuat gambar buram.

Image
Image

Intisari

Ukur kecepatan rana Anda menggunakan pengukur cahaya, jika memungkinkan. Jika Anda tidak memilikinya, berikan kamera Anda eksposur minimal 1/2 detik dan sesuaikan dari sana. Kecepatan rana yang lambat akan mengaburkan air dan memberikan kesan surgawi.

Gunakan Bukaan Kecil

Stop down ke aperture minimal f/22. Ini akan memungkinkan kedalaman bidang yang besar untuk menjaga segala sesuatu dalam gambar tetap fokus. Ini juga akan membutuhkan penggunaan kecepatan rana yang lebih lama. Kedua faktor ini bekerja sama untuk membuat gambar air terjun terbaik.

Gunakan Filter Densitas Netral (ND)

Filter ND mengurangi eksposur dan sangat berguna dalam mencapai kecepatan rana lambat sekaligus memungkinkan depth of field yang besar.

Image
Image

Intisari

Semakin rendah ISO, semakin sedikit noise yang dihasilkan gambar. Selalu gunakan ISO serendah mungkin untuk membuat gambar dengan kualitas tertinggi. ISO rendah juga akan memperlambat kecepatan rana. ISO 100 adalah yang terbaik untuk bidikan air terjun.

Gunakan Cahaya Rendah

Dengan memperlambat kecepatan rana, Anda akan meningkatkan cahaya yang masuk ke kamera, sehingga berisiko terkena eksposur berlebih. Kurangnya cahaya alami akan membantu mencegah masalah ini. Bidik saat matahari terbit atau terbenam, saat suhu warna cahaya lebih memaafkan. Jika tidak memungkinkan, pilih hari yang mendung daripada hari yang cerah dan cerah.

Luangkan Waktu Anda

Sekarang, Anda mungkin telah memperhatikan bahwa strategi untuk memotret pusat air yang mengalir dengan memperlambat kecepatan rana. Jenis fotografi ini adalah tentang kesabaran, jadi luangkan waktu Anda. Hitung setiap langkah dan perhatikan baik-baik komposisi dan perspektif. Sering-seringlah berlatih, dan sebelum Anda menyadarinya, Anda akan mendapatkan gambar air terjun yang indah seperti yang Anda bayangkan.

Untuk memotret air dalam keadaan alami, cukup alihkan ke kecepatan rana yang lebih cepat, seperti 1/60 detik. Ini akan menunjukkan air saat mata manusia melihatnya dan menghentikan gerakan apa pun. Pertimbangkan juga untuk menggunakan filter polarisasi untuk meningkatkan kedalaman dan vibrasi foto Anda.

Direkomendasikan: